Saturday, 7 December 2013

Resensi Buku How to Master Your Habits - Felix Y Siauw


cover edisi pertama (doc : goodreads)

Biodata Buku :
Judul Buku : How To Master Your Habits
Penulis : Felix Y. Siauw 
Terbit : Cetakan Keempat, Oktober 2013
Penerbit : AlFatih Press
Tebal : 160 halaman
ISBN : 9786029716429

Sinopsis Buku : 
Ada satu pertanyaan yang selalu menarik untuk dibahas bagi siapapun yang peduli pada proses pengembangan diri; “mengapa satu orang bisa menguasai satu keahlian tertentu sementara yang lain tidak?” lebih jauh lagi pertanyaannya berkembang menjadi “bagaimana seseorang bisa menguasai suatu keahlian?”

Bagi sebagian besar manusia, keahlian adalah perkara bakat. Bagi sebagian yang lain, keahlian adalah masalah latihan dan pengulangan.

Yang menarik pula, terkadang kita saksikan seseorang sangat termotivasi untuk menguasai satu keahlian, namun dia tak dapat menguasainya. Disisi lain, ada seseorang yang samasekali tak mempunyai motivasi namun menguasai suatu keahlian.

Buku ini bukan buku motivasi, buku ini adalah buku yang akan menjelaskan pada anda bagaimana menguasai keahlian tanpa motivasi, bahkan tanpa berpikir!

Lebih hebat lagi, buku ini dikhususkan untuk anda, para pejuang dakwah Islam!


Resensi Buku : 


Ada pertanyaan yang menggelitik saya ketika membaca buku ini. Rasa penasaran membawa saya membaca buku yang ditulis oleh Felix Y Siauw, seorang muallaf yang juga pengemban dakwah. Beliau aktif di twitter dan juga menulis beberapa buku. Btw, apa yang membedakan tulisannya dengan tulisan orang lain yang bertema serupa? Saya rasa karena tulisannya berdasarkan kisah yang memang ia alami sendiri, tidak hanya teori semata.

Buku How to Master Your Habits ini adalah sebuah buku motivasi inspirasi islam yang ditulis olehnya. Sebagai seorang muallaf, Ust Felix menggebrak paradigma bahwa seorang ustad hanya dilahirkan dari kalangan orang yang sudah terdidik sejak kecil untuk mengenal islam. Ia sendiri bahkan belajar secara intens setelah menyatakan masuk dalam Islam, memilih Islam sebagai jalan hidupnya. Ada beberapa point penting yang membuat buku ini istimewa. Buku ini memuat tentang pola apa yang akan kita gunakan untuk membentuk habits kita, sama ketika Ust Felix melatih habitsnya untuk menjadi master di bidang dakwah.
Kita dapat menjadi apapun atau menguasai keahlian apapun yang kita inginkan bila kita benar-benar menginginkannya, dengan cara membiasakan dan membentuk habits pada diri kita. Menjadikan yang luar biasa menjadi kebiasaan. (halm 21)
Sehebat apapun seseorang untuk berpikir, merasa dan beraktivitas ‘berbeda’ dengan habitsnya, dia tidak akan bisa ‘menipu’ habitsnya. (halm 25)




Habits adalah hasil daripada pengulangan suatu aktivitas dalam jangka waktu tertentu. Semakin banyak satu aktivitas diulang dalam jangka waktu yang lama, maka habits akan semakin kuat. Habits dibentuk dari practice(latihan) dan repetition(pengulangan) dalam rentang waktu tertentu. (halm 37)

Ust Felix mengatakan bahwa jika kita memperhatikan, melatih, dan tegas pada habits kita, habits tersebut akan meletakkan dunia di bawah kakimu. Ini jika habitsnya baik ya. Namun, jika yang diulang adalah habits yang jelek maka akan hancurlah kehidupan kita. Maka, mengendalikan habits sepenuhnya ada di tangan kita sendiri, sebagai pemegang kendali.  Habits memang seperti spiral, hanya ada dua pilihan di dalamnya, bertambah besar atau bertambah ciut.

Lalu, bagaimana membiasakan kebiasaan baik alias habits baik ini kepada diri sendiri? Tentu dengan mempertanyakan pada diri sendiri, “Why must I do this?” Iya, kenapa saya harus melakukan ini? Memiliki alasan kuat adalah keharusan.
Strong why adalah alasan yang sangat kuat. Strong why adalah jawaban dari pertanyaan “mengapa kita harus melakukan hal itu?” Bisa jadi strong why datang dari bayangan ‘bila kita berhasil’ atau apa yang terjadi ‘bila kita tidak berhasil’.
Ketika seseorang tidak memiliki strong why yang cukup kuat untuk berbuat sesuatu, maka dia akan menundanya terus-menerus. Dan walaupun dia memiliki strong why, perbuatan tetap akan ditunda olehnya sampai ia meyakini alasan itu. (halm 59)
Ya, memang tak ada yang instan di dunia ini. Tak ada the power of ujug-ujug, karena bahkan penciptaan langit dan bumi pun dibentuk dalam masa yang lama oleh Allah. Lalu, bagaimana membentuk habits dengan baik? Agar ia menjadi kebiasaan yang akan selalu kita kerjakan secara otomatis. Jawabannya adalah 30 hari. Minimal selama rentang waktu itu kita diajari untuk membuat satu pola kebiasaan baru, dengan menggunakan 30 hari secara optimal, maka akan terbentuk habits baru.

Misalnya saja seperti puasa, mengapa setelah puasa ramadhan kita akan mengalami kebiasaan baik seperti ibadah lebih rajin, disiplin, dan tanpa paksaan? Karena kita sudah membuat sebuah kebiasaan dari sesuatu yang dulu kita anggap luar biasa. Dan untuk menjadi ekspert di bidang tertentu, kita pun wajib menambah jam terbang latihan, repetisi dilakukan secara terus menerus selama 10.000 jam latihan. Setelah lewat 10.000 jam, tubuh kita akan otomatis merespon kebiasaan baik itu. Jadi, tak perlu dipaksapun kita yang terbiasa makan secukupnya akan kaget jika makan lebih banyak dari porsi biasanya, misalnya saja begitu.

Ide untuk melakukan perubahan itu memang baik, tapi lebih baik lagi jika langsung action. Bagaimana jika kita terlalu banyak mencari alasan pembenaran kebiasaan lama kita? Alasan adalah ciri orang yang gagal karena pencari alasan tak pernah belajar.  Karena itu sukses hanya ada, jika kita memilihnya secara sadar untuk membangun habits baik menjadi sebuah pola dalam kehidupan kita sehari-hari. 

Dari segi gaya bahasa, saya suka buku ini, ilustrasi yang diberikan juga memberi gambaran lebih jelas tentang apa yang ingin disampaikan penulisnya. Beberapa kali saya melihat penulis sengaja melakukan repetisi saat menuliskan "siapa itu ayah dan ibu habits". Tujuannya memang untuk menyadarkan pembaca bahwa repetisi semacam itu akan otomatis membuat saya teringat jawabannya, ketika akhirnya ditanyakan lagi dalam sebuah pertanyaan di halaman berikutnya. 





Btw, cover buku ini mendapat penghargaan Anugerah Pembaca Indonesia for Penulis dan Buku Non-Fiksi Terfavorit & Sampul Buku Non-Fiksi Terfavorit (2012). Inilah sebuah nilai plus pula yang membuat buku ini layak kamu baca. 4 bintang dari saya. ;)

Nb : buat yang mau pengin beli bukunya bisa kontak ke email iswahyudi779@gmail.com

17 comments:

  1. saya udah punya bukunya, tapi belum selesai baca yang saya inget kira-kira kita dengan habits kita kalau di lakuin berulang-ulang bakal selevel dengan orang-orang juara, kira-kira gitu ya? hehee, karena intinya orang-orang juara disana juga punya latihan, cara yang sama, porsi yang sama cuman dengan rentang waktu yang lebih panjang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, mba melissa. kalo orang-orang yang biasa juara, mereka memelihara habits baik, jadi menyingkirkan habits buruk. mengulang yang baik itu terus menerus sehingga jadi terbiasa

      Delete
  2. Makasich atas resensinya, saya akan langsung ke gramedia di kota saya kediri,. Muga2 masih belum abis :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa pesan online kalo kehabisan, kak. Selamat mencari :)

      Delete
  3. Hari ini langsung nyari di gramedia di kota qu :)

    ReplyDelete
  4. oh kak boleh tanya ga ? buku ini bergenre apa sih ? aku suka buku ini ringan buat di baca ! dan termotivasi banget ! ada buku yang seperti ini nggak ? kira2 apa ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo yang ini genre nonfiksi(motivasi), coba baca buku young on top karya billy boen. Bagus juga. :)

      Delete
    2. makasih kak, kalo resensi buku kakak kek buku ini , pasti langsung tak beli , soalnya ada ada psikologinya juga :)

      Delete
  5. kak buku ini bergenre apa ? ringan buat dibaca dan termotivasi kira2 kalo mw cari buku yang seperti ini buku yang seperti ini ?

    ReplyDelete
  6. Kemarin ke toko buku liat buku HABITS.
    baca resensi nya bagus juga, mau beli tp lg ngumpulin uang dulu..hhe

    ReplyDelete
  7. Kemarin baru saja lihat buku habits di gramedia. Baca sekilas resensinya, bagus juga bukunya.
    mau beliii.. lg ngumpulin uang dulu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk, dibaca, mba Dilla. Buku bagus :D

      Delete
    2. Baca juga buku Ustd. Felix Siaw yang judulnya "Udah Putusin Aja..." sama "uk Berhijab..." waaaaahhh itu satu paket. di jamin gokil, kocak, tapi juga Inspiratif buuuuuuuuanget.... ^_^ aku rekom dehhh..

      Delete
  8. maaf, numpang tanya... aku nyari-nyari buku ini dari dulu, tapi di krawang nga ada... bisa ngasih tau alamat lengkap toko buku yang jualnya nga.? mohon bantuannya... oh, ya. alamatnya langsung kirim ke no. 085691923232. makasih.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin bisa dibeli di toko buku online, kak. Kayak bukukita.com. Coba aja nanya ke adminnya ya. Semoga dapet bukunya. :)

      Delete
  9. Bagus resensinya, terima kasih. Ditunggu resensi2 amazing berikutnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, mas Garnis. Untuk resensi buku lain bisa baca di http://resensi.ilarizky.com ya. ^^

      Delete

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung.
Mohon komen pakai url blog, bukan link postingan. Komen dengan menggunakan link postingan akan saya hapus karena jadi broken link. :)