Quote of The Day

Selepas musim yang berganti, cara terbaik untuk memudahkan syukurmu terlantun adalah dengan menyederhanakan harapanmu hari ini.

Sunday, 17 October 2021

Belajar dari Kebaikan Hati Nenek Gamri dan Hong Dusik di Drama Korea Hometown Chachacha

 

Hong Dusik/ Hong Banjang di drama korea Hometown Chachacha yang diperankan Kim Seonho


Apa yang terpikir olehmu  saat fisik sudah menua? Apakah berpikir bahwa hidup sudah sempurna seperti yang kamu inginkan? Atau malah masih ingin mengejar banyak hal yang belum dimiliki di masa muda? 


Pertanyaan itu muncul dalam kepalaku saat melihat adegan di drama korea Hometown Chachacha episode 15 yang bikin saya sukses nangis sepanjang episode. 


Nenek Gamri-ssi sudah sangat tua, usianya sudah 70 an tahun. Hidup sendiri di rumah lamanya karena anak dan cucunya ada di Seoul. Nenek Gamri masih bekerja di pelabuhan untuk memotong, mencuci dan mengeringkan cumi-cumi hasil laut desa Gongjin. Hasil pekerjaan itu bisa ia sisihkan untuk hidup sehari-hari di desa itu.


Salah satu orang yang dekat dengan nenek Gamri adalah Hong Dusik alias Hong Banjang (Kepala Hong). Sejak Dusik kecil hingga dewasa, nenek lah yang membantu merawat dan memasak makanan untuknya. Bagi Dusik, nenek itu telah menjadi pengganti kakeknya yang sudah meninggal. 


Korean drama hometown chachacha - gongjin village


Ada yang bikin saya terkejut dengan kebiasaan Dusik membagikan susu kepada nenek Gamri setiap hari. Dia biasa berkeliling membagikan minuman itu kepada orang-orang yang sudah tua. Ternyata ini sudah jadi kebiasaan lamanya. Bahkan Dusik punya persediaan obat herbal yang sangat manjur untuk beberapa penyakit. Kadang sesekali obat itu diberikannya secara gratis bagi teman-temannya yang sakit. 


Kupikir, Hong Dusik ini pastilah orang yang sangat terencana ya. Karena di desa terpencil seperti Gongjin kok dia bisa nyetok banyak barang yang sebetulnya kalau dicari belum tentu gampang didapat. Apalagi di desa Gongjin jauh dari kota Seoul. Obat-obatan juga susah ditemukan, bahkan kalau ke dokter harus menempuh perjalanan berjam-jam dengan mobil terlebih dahulu. 


Drakor hometown chachacha


Saya pikir kalau saya jadi Dusik juga pasti bakal nyetok multivitamin selain obat-obat generik standar dan obat herbal yang memang sudah turun temurun digunakan oleh orang tua. 


Selain buat jaga-jaga untuk diri sendiri juga, siapa tahu ada yang butuh bantuannya ya. Apalagi desa tepi laut seperti Gongjin jauh dari mana-mana, dan belum ada layanan toko online juga. Hehe. Masa mau nyari vitamin C aja harus ke desa tetangga dulu? Ya jauh banget dong. Hehe


Ya ada sih orang kayak Hye Jin yang biasa belanja online di marketplace tanpa perlu nunggu tanggal kembar wkwk, tapi kebayang ga kalo kamu tinggal di Gongjin trus bayar ongkir paketnya mahal? Haha 😅


Maka dari itu yaa.... Bersyukurlah kita tinggal di kota di Indonesia, yang mana apotik atau fasilitas kesehatan masih bagus dan bisa dijangkau semua orang. Nggak perlu harus nyebrang ke kota tetangga buat dapet fasilitas kesehatan. 


Nah, kalo di desa Gongjin, dokter gigi aja baru ada setelah Hye Jin buka praktik klinik gigi di sana. Dia jadi satu-satunya dokter gigi di sana. Bahkan, dokter kandungan aja jauhnya minta ampun. Huhu. Gimana kabar ibu hamil kayak mamanya Bora ya kalau harus menempuh perjalanan jauh buat melahirkan?


Saya jadi berpikir sebenernya di luar pulau Jawa pun masih banyak yang seperti desa Gongjin. Misalnya saja di provinsi Lampung, yang daerahnya jauh masuk ke pedalaman, akses jalan raya juga belum sebaik di pulau Jawa. Ya, ini juga tantangan pemerintah untuk memeratakan pembangunan di Indonesia ya. 


Gamri halmeoni - drakor hometown chachacha episode 15


Anyway, kalau kamu dengar nasihat nenek Gamri, kira-kira apa yang bikin kamu masih bersyukur menjalani hidup ini? 


"Lihatlah di sekitar kalian. Kalian akan menyadari bahwa kalian dikelilingi hal-hal berharga."


Seperti yang nenek Gamri bilang, ada banyak hal yang bisa disyukuri di sekitar kita, karena itu berbahagialah.

Drama korea hometown chachacha - gamri halmeoni


Semoga kamu bahagia dan selalu sehat juga ya.

No comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung.
Mohon komen pakai url blog, bukan link postingan. Komen dengan menggunakan link postingan akan saya hapus karena jadi broken link. :)