Quote of The Day

“Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku dapat berbuat kebaikan yang Engkau ridhai; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai anak cucuku. Sungguh aku bertobat kepada-Mu dan sungguh, aku termasuk orang muslim.” (Q.S. al-Ahqaf: 15)

Tuesday, 7 November 2017

[Review K-Drama] Because This is My First Life

[Review K-Drama] Because This is My First Life

Awalnya, saya pertama tahu drama Because This is My First Life dari ig dan fb Bi Erry dan Nindri. Pas Bi Erry posting meme lucu tentang tokoh utama cowoknya, nggak cakep sih, tapi dia mukanya flat abis. Dan karakternya unik banget. Trus, karena penasaran, saya pun memutuskan berlangganan Viu lagi deh, 3 bulan langsung. Mumpung ada promo. Hehe. Menurut saya terjemahan drama Korea yang paling bagus di Viu ini. *eh, ini bukan endorse yah. Haha.* Abis biasanya saya streaming Youtube atau download di web sebelah tapi udah kena blokir. Ga bisa pake jaringan tri deh. :p *cry*

Saya udah lama ga ngikutin drama yang ongoing (dah berapa bulan yah), tapi pas liat drama ini, pengin cepet-cepet hari Senin-Selasa biar bisa nonton lanjutannya. Wkwk. Sampe nyariin bocoran cerita di Youtube 4 jam setelah tayang pun walau nggak ngerti mereka ngomong apaan. Gegara subtitle Inggrisnya belum nongol. Paling sehari setelahnya baru keluar versi terjemahan Inggrisnya di Viu. :D





[Drama Korea] Because This is My First Life: Segala yang Pertama dalam Hidupku


Anyway, drama korea Because This is My First Life ini cocoknya ditonton sama yang udah dewasa yah. Paling nggak umur 24- an. Ya, karena kontennya ga sesuai aja sama orang usia di bawah itu. Tolong lebih bijak saat menonton ya. Biar kamu nggak muntah di scene tertentu. =))

Drama Because This is My First Life adalah drama besutan TvN yang bercerita tentang karir, hubungan dan pernikahan dalam berbagai sudut pandang. Ceritanya, ada cowok namanya Nam Se Hee (Lee Min KI), si anak IT yang kerjanya suka lembur di kantor, tapi belakangan males lembur karena room matenya bermasalah. Makanya dia ngerjain pekerjaan rumah yaitu buang sampah daur ulang dan ngasih makan kucing sendirian.

Nam Se Hee butuh room mate yang sesuai dengan kriterianya baru deh bisa lembur lagi kayak dulu. Karena bosnya sebel sama si Nam Se Hee ini, dia pun bantu cariin room mate yang cocok. Dia  hubungi temennya yang sesama anak Start Up. Dan ternyata yang jadi room mate nya adalah cewek bernama Yoon Ji Ho(Jung So Min), si scriptwriter yang lagi galau karena karir menulisnya di stasiun tv lagi stuck.

Ji Ho pengin dapet slot drama yang sesuai dengan keinginan, tapi ternyata ia tetap harus jadi asisten penulis skenario yang gilaak abis. Udah 5 tahun bareng si ibuk ratu drama picisan ini, tapi ia nggak maju-maju juga jadi penulis utama. Gimana ga sebel cobak ya. Ditambah lagi ternyata karena idealismenya ini, ia harus menelan kenyataan pahit, ia nggak punya tempat tinggal lagi, karena ada masalah juga di rumah. Si adeknya tahu-tahu punya istri tanpa sepengetahuannya.

Masalahnya nggak mungkin kan dia serumah sama orang yang lagi hamil, apalagi masih pengantin baru gitu, baru berapa bulan. Dia aja eneg nggak sengaja liat adegan ehem ehem. *sumpeh, pas adegan ini, kok ikutan mual* Makanya dia milih minggat aja lah dari rumah. Dia nggak mungkin juga nyuruh-nyuruh si adek iparnya buat bantuin bersihin rumah atau apa gitu kek ya. Tapi akhirnya dia milih pindah tempat tinggal. Di sinilah awal mula dia jadi room matenya Nam Se Hee.

Se Hee dan Ji Ho sama-sama nggak ngerti kalau room matenya itu lawan jenis, karena nggak pernah ketemu. Nam Se Hee kerja pagi, Ji Ho bangunnya selalu lebih siang lagi.  Tapi mereka komunikasi lewat kertas post it yang ditempel di kulkas. Ji Ho selalu memenuhi syarat yang diajukan room matenya. Makanya si pemilik rumah seneng karena rumahnya selalu rapi jali, dan kucing kesayangannya diurusin banget.

Bagian paling aneh adalah saat nggak sengaja mereka ketemu di sebuah tempat makan tempat ngerayain pekerjaan yang udah kelar, lalu ngobrol ala orang asing, saling curhat, tapi sama sekali nggak ngerti nama masing-masing. Bahkan pas ketemu di halte, ada kejadian absurd yang bikin hidup Ji Ho bakal berubah selamanya. ;)) pas besoknya, dia baru ngeh kalau orang yang dia temui kemarin itu si pemilik rumah. Paniklah dia karena sudah melakukan kesalahan fatal. Akhirnya, nggak tahu gimana deh ya, tiba-tiba mereka akrab, dan karena keduanya sama-sama butuh bekerjasama untuk menyelesaikan masalah masing-masing, maka mereka pun nikah.



Saya ngerasa heran deh sama couple ini. Wkwk. Kok bisa secepet itu mutusin nikah sama orang lain. Asing pula. Hahaha. Tapi, kalau kata Nindri sih si Nam Se Hee ini kayak bikin kriteria taaruf gitu, tapi ini ala-ala Korea. Jadi dia bikin grafik tentang minatnya pada orang dan life goalnya dia apa aja. Trus dicocokin sama biodatanya si Ji Ho Eh, nilainya Ji Ho 4,7 bintang coba. Wkwk. Kurang sreg apalagi ya.

Ngerasa cocok, akhirnya dia putuskan untuk nawarin nikah aja. Entah apa bisa disebut nikah bersyarat atau nggak ya, karena mereka nggak mau terlibat cinta, hanya saling butuh aja karena Ji Ho bisa urus rumah dan kucingnya, dan Ji Ho pun kebantu karena biaya sewa rumahnya murah banget. Dia pun kebantu karena tuntutan nikah dari ortunya bisa dia penuhi segera. Mereka pun nikah, setelah bikin to do list apa aja yang wajib dilakukan orang sebelum nikah, juga mereka menandatangani perjanjian pra nikah. Gpp sih sebenernya, tapi pointnya ada yang ya gitulah, aneh aja. :-?

Wew, bener-bener deh. Saya kehilangan kata-kata liat pasangan ajaib ini. Lebih aneh lagi ngeliat pak Nam Se Hee ini mukanya lempeng banget, macam tol Cipali, kata Bi Erry. Mau lagi ada masalah apapun, mukanya tetep anteng, anteng banget. Datar, flat!! Waahh, gilak ni orang! :p Sedangkan si ceweknya riang gembira, kayak nggak nyambung kan dengan si mas-mas ini. Tapi kok ya cocok-cocok aja. xD *hidup memang aneh, jodoh apalagi. Wahahaha*



pas ngobrol di halte

Akhirnya mereka pun nikah, tapi yang bikin saya suka sama drama korea Because This is My First Life ini karena ada banyak dialog yang quotable, pas bagian si ibuk Ji Ho dialog sama calon mantunya, trus pas temen-temennya punya masalah juga, dialog yang bakal jadi bahan perenungan kenapa gini, kenapa hidup harus gitu. Bahkan di Korea yang saya kira orangnya udah maju ya, mereka pun masing punya masalah yang berat kok buat diatasi.  

Misalnya aja masalah kesenjangan sosial, impian dalam karier, pertemanan sehat, bahkan masalah KPR yang sampai 30 tahun aja dibahas coba. Hahaha. Masalah di drama ini bukan hanya soal uang, tapi soal cinta, karier dan relationship. Bikin saya jadi ngerasa drama ini sebenernya cerminan masyarakat Korea yang emang punya masalah tertentu, termasuk sama generasi di atas mereka yang udah sepuh dan kolot abis. Dan mereka bisa nemuin solusinya di sini. Jadi bukan hanya menyuguhkan masalah, tapi juga penyelesaian.

Ada juga masalah si temen Ji Hoo yang jadi pegawai kantoran dan dia harus manut apa kata bosnya, termasuk kadang dilecehkan dengan kata-kata (bukan dilecehkan fisik ya, verbal aja) tapi dia harus tahan karena pekerjaannya yang mengharuskan berkomunikasi dengan bos-bos tingkat tinggi. Walaupun dia ga menanggapi, tapi kadang eneg juga.

Ada lagi satu temennya yang galau gulana tiap liat sofa (absurd banget dah) kesayangan yang udah diincer lama di display toko, tapi nggak kunjung dibeli karena pacarnya nggak ngajak-ngajak nikah. Si pacarnya ini yang jadi perantara Ji Ho buat kenalan sama Nam Se Hee. Liat dua orang ini saya pengin nimpuk dua-duanya. Drama abiiiss, gara-gara sofa doanggg. Ya ampuun, bener-bener deh yaa. =))

ngajak selfie tapi mukanya lempeng amat, mas? :))

Menurut saya Ji Hoo cocok sama Nam Se Hee karena dia memenuhi kriteria calon istri idaman. Gimana ga idaman ya? Orang mau ke gedung nikahan aja, dia rela pakai bus umum padahal udah pakai gaun cantik, karena katanya ongkos taksi itu mahal. Bahkan rencananya nggak pake resepsian karena pengin hemat duit. Tapi dtentang ama ibu mertuanya. Wakakak. Ya ampun, kalian sama-sama medit ih! :p *nyadar diri kali ya, inget cicilan KPR 30 tahun lagi baru lunas. xD*

Surat Cinta Ibu Mertua untuk Calon Menantunya


Nah, bagian scene yang saya suka ini deh. Pas Nam Se Hee baca surat dari calon ibuk mertuanya sebelum dia nikah. Menurut saya, surat-surat semacam ini bisa menjembatani komunikasi kedua pihak terutama bagi anggota keluarga baru yang masih asing ya. Apalagi mereka kan ketemunya baru sekali dua kali. Bener-bener bukan tipe yang kayak orang pacaran pada umumnya. Mereka ketemuan sama ortu ya pas mau ijin nikah itu. Hehe. Suratnya bikin mewek deh. Duh, apa semua ibu begini ya kalau anaknya nikah? :’)

“Aku Ibunya Ji Ho. Aku belum tahu harus memanggilmu apa. Kita bahkan belum sering bertemu. Maafkan sikapku di pertemuan keluarga pertama. Kamu tahu dia putri pertamaku. Terkadang dia seperti suamiku dan juga temanku. Dia takut kepada ayahnya. Dan harus banyak mengalah karena adiknya. Karena bertemu dengan seseorang sepertiku sebagai ibunya, dia telah banyak menderita.Untungnya, tidak sepertiku, dia sangat pintar. Aku lega karena kupikirdia tidak akan hidup sepertiku. Kurasa, di zaman sekarang berotak pintar tidak ada artinya jika tidak memiliki keluarga kaya. Se Hee, bisa tolong kabulkan dua permintaanku? Jika suatu hari Ji Ho bilang ingin menulis lagi, maukah kamu mengijinkannya?Aku akan melakukan pekerjaan rumah jika itu membantu. Jadi, jika nanti dia ingin menulis lagi,tolong jangan biarkan dia menyerah akan mimpinya.Aku tidak ingin dia hidup sepertiku. Tolong katakan itu untukku. Serta, sulit bagi Ji Ho untuk berhenti jika sudah mulai menangis. Jadi, tolong janga biarkan dia menangis sendirian. Meskipun kamu yang membuatnya menangis. Tetaplah di sampingnya saat dia menangis.

Ini dialog di episode 5 pas si ibuk Ji Ho sama Nam Se Hee ngobrol. Padahal Nam Se Hee abis ada insiden mimisan di acara nikahannya sendiri. Mungkin dia lelah. :D

“Ibu, Ji Ho adalah wanita yang bertekad kuat. Aku belum begitu mengenal Ji Ho. Saat dia memutuskan untuk menulis skenario, saat dia memutuskan untuk berhenti, dan saat dia memutuskan untuk menikah, dia membuat sema keputusan itu untuk dirinya sendiri. Dia mungkin tampak lemah dan malu, tapi dia orang yang bertekad kuat. Pendiriannya teguh. Dia tidak melakukan apa pun yang membuatnya tidak bahagia. Karena itu, pada akhirnya dia akan memilih jalan yang membuatnya bahagia. Aku juga tidak akan menghalanginya, meskipun kami telah menikah. Itu yang bisa kujanjikan. Maafkan aku...” 
“Kenapa?” 
“Aku tidak bisa berjanji akan membuatnya bahagia atau melindunginya. Hanya itu yang bisa kujanjikan kepada ibu.” 
“Memangnya kenapa dengan itu? Ucapanmu benar.Hanya karena kalian menikah, tidak berarti kamu harus membuatnya bahagia. Siapa yang bisa membuat orang lain bahagia. Sulit untuk bahagia belakangan ini. Hal terbaik yang bisa kamu lakukan adalah tidak menghalangi orang lain. Itu jauh lebih baik daripada mengatakan janji palsu.”

Ada banyak scene lucu, sedih, dan absurd yang terjadi di drama Korea Because This is My First Life. Dan menurut saya sebanding sih dengan ratingnya yang lumayan. Walau ada penonton yang nggak suka juga karena muka si cowoknya biasa aja. Yah, kalo ganteng nggak seru dong dramanya. Lagipula drama TvN emang banyakan menang di cerita sih. Inget Goblin, kan? Ceweknya biasa aja, padahal kalo dandan ya cakep juga. Hanya karena dia tidak seperti standar cantik dan tampan ala Korea bukan berarti aktingnya buruk.

Well ya, ceritanya masih berlanjut sampai episode 16, sekarang saya baru nonton sampai episode 8. Saya masih nunggu episode 9 nih, kayaknya ceritanya bakal makin seru. Tapi ya adegan absurd ala temen Ji Hoo keknya masih ada *hadeh, tepok jidat buat temen Ji Ho, semoga ga muntah yak* ;))







21 comments:

  1. Saya juga nonton ini, Mbak. Absurd banget emang. Hahaha... kemarin baru selesai episode 8. Sengaja nontonnya hari senin atau menjelang senin supaya penasaran sama lanjutannya cepat teratasi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha, iya, mba Yanti. Aku nungguin Senin juga biar cepet nontonnya. Tapi semalem coba nyari eps 9 di youtube malah ngantuk gegara ga ada subtitlenya. xD

      Delete
  2. Aku juga ngikutin drama ini. Sayangnya, drama ini ngingetin banget pada drama Jepang yang 'kawin boongan' antara asisten pembersih rumah dengan owner rumahnya gara2 efisiensi. Bedanya di drama Jepang gak ada istilah 2nd lead male yang tampan bikin terenyuh sih ya, hehehe.. Anyway, this awkward couple is lovely.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha. Awkward banget ini mah, mb Vita. xD Berasa gemes liat interaksi mereka tapi kok muka si masnya lempeng aja. wkwk. Kudu diapain lagi coba biar dia bisa senyum?
      Eh, aku baru tahu kalau ada drama jepang yang ceritanya mirip. Judulnya apa, mba?

      Delete
  3. Nonton dulu ah trailernya, siapa tahu suka.

    ReplyDelete
  4. kyknha tvN emang sering pake artis yg gk gitu terkenal ya. Dulu pas msh suka drakor aku jg nntn vampire prosecutor di tvN itu aktornya jg bkn yg terkenl amat tp seru

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mbak Salam kenal, ikut nimbrung ya..Pemeran utamanya terkenal2. Jung So-Min (Ji Ho) banyak drakornya yg ngetop disini Playfull Kiss (versi korea), Le Min Ki (Se-Hee) dah lama gak main drama tp saya dulu suka nonton aktingnya di Dal-Ja Spring (hahaha ketauan angkatan tua)

      Delete
  5. Sempet pengen nonton tapi ragu liat aktorny ga ganteng. Hahaha.. tp baca ini kayany patut diliat deh!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nonton deh mba Nurul, ntar dia jadi cakepan dikit di episode2 berikutnya. wkwk. ga nyesel lah nonton, yg ini heartwarming banget. :3

      Delete
  6. Ntar episode 10 dia jadi cakep mbak.. aku nonton di myasian.se, bagus juga terjemahannya trus cepet tayangnya :D

    Nonton Go Back Couple juga mbak, lucuu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, aku baru tahu di myasian ada yang cepet tayangin subtitlenya, mba Mer. ntar aku tonton dah, kapan2. aku biasanya nunggu di Viu besok sorenya baru ada translate indonesianya.
      anyway, aku akhirnya nonton Go Back Couple. lucu dan related ama kehidupan emak2 ya xD

      Delete
  7. Ah nonton aaahh... Kebetulan lagi cari drakor bagus buat dilembur. Haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nonton gih, nis. Bentar lagi mo tamat drakornya. wkwk

      Delete
  8. DUh gimana ya, aku kalo ngomogin drakor suka ga nyambung karna aku ga terlalu suka.
    malah dulu aku ngiranya Drakor itu merek kaos kutang ternyata kepanjangan dari drama korea huhu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wooyyy, dasar oppa kw 12 :)) Komennya absurd dah ih. :p

      Delete
  9. Aku nyimak dan manggut-manggut, udah cukup kena virusnya erry aja hahhaaa
    Sekarang di sini, ilaaaa hahaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha. ketularan bi erry ni, teh. Tonton gih, teh nchie, bisa bikin ngakak :))

      Delete
  10. Ilaaaaa hahaha..
    Ekspresi flat Nam Se Hee sungguh bikin gemas banget!

    Gak sabaaaar nunggu adegan ketika si muka datar mengakui cintanya hahaha. Makan tuh teori neocortex 😭😭

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha. Aku ngakak pas nonton eps 12, biii. Wooohoo, akhirnya ya, bi, bisa liat muka dia dengan ekspresi yang berbeda. xD

      Teori dia mah banyak, abis bikin kimchi aja langsung bisa menganalisis karakter orang. hidup dia penuh dengan teori. wkwk :))

      Delete
  11. Akting keren, skenario bagus ketemu sutradara yg ga kalah keren jadinya drama yg bagus banget. Peran utama prianya belakangan lbh milih film sih, jadi ga heran kalo bgus bnget aktingya. Meranin muka datar itu susah banget, kalo ketemt aktor yg biasa aja, yah jatohnya kayak robot. Drama ini jg disebut2 mirip Nigehaji aka We Married as a Job, drama Jepang yg hits tahun lalu. Mirip sih, kalo menurutku penulisnya pasti terinspirasi sm Nigehaji krn beberapa setting emang mirip dng Nigehaji tapi teteup rasa Korea.

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung.
Mohon komen pakai url blog, bukan link postingan. Komen dengan menggunakan link postingan akan saya hapus karena jadi broken link. :)