Tuesday, 17 May 2016

Transaksi Perbankan Error? Ini Solusinya

Transaksi Perbankan Error? Ini Solusinya

Sebagai orang yang sering menggunakan aplikasi internet banking, atm, mobile banking maupun transaksi tunai di teller, saya pernah mengalami beberapa masalah yang ternyata baru saya tahu solusinya setelah saya googling dan nanya ke pihak bank. Mungkin ada teman-teman juga yang membutuhkan infonya ya. Saya hanya ingin berbagi apa yang pernah saya alami.

1.       Token Mandiri Terblokir
Pernah salah pencet pin di token Mandiri dan takut ga bisa transaksi karena terblokir? Saya pernah. Hanya sekali, setelah itu saya langsung googling info cara membuka token mandiri yang terblokir. Caranya mudah, pencet tombol merah sebentar hingga menyala kembali. Lalu masukan pin seperti biasa.  Setelah itu token bisa dipakai seperti sebelumnya
2.       Transfer ebanking BNI ke Mandiri tidak masuk
Yaps, di BNI ternyata ada layanan personalisasi akun. Jadi bisa kasih nama alias untuk transaksi yang rutin digunakan. Kata pengirim yang transfer uang, nggak masalah dikasih nama salah, pasti bakal nyampe. Si masnya salah nulis nama saya jadi nama jalan tempat banknya buka cabang di Tegal. =)) Ternyata di Mandiri, kalau transfer dari bank lain salah nulis nama pasti nggak akan nyampe dan akan dikembalikan ke bank tersebut. Akhirnya harus diurus hingga entah berapa hari, saya lupa. Tapi yang pasti setelah itu adminnya transfer lagi minggu itu juga. Saran saya kalau mengalami hal ini, kamu harus menghubungi cabang Mandirinya karena yang nggak bisa menerima uangnya kan Mandirinya, bukan BNI nya.
3.       Menebalkan tulisan harus tanda tangan
Saya kadang suka nulis dengan tulisan tipis. Setelah nyadar kalau tulisan saya nggak  tebal sampai bisa nembus belakang, akhirnya saya pertebal tulisannya. Misal tulisan nama pengirim. Cuma ditebelin satu huruf pun itu harus ditandai dengan tanda tangan si pengirim. Jadi teller bank nggak mau dirugikan dengan kesalahan tulis itu. Tanda tangan dimaksudkan sebagai tanda bahwa yang mengganti atau menebalkan tulisan adalah orang yang sama yang melakukan transaksi, bukan teller bank.
4.       Transferan BCA terlambat masuk
Pernah saya heran kenapa transferan dari BCA ke bank lain tidak masuk. Kadang sudah diberi tahu bahwa transferan sudah dikirim, tapi belum ada transaksi apapun. Ternyata BCA punya kebijakan sendiri bahwa transaksi perbankan hanya bisa diproses pada jam kerja. Jadi buat yang transfernya telat pas sore atau malam hari baru bisa diproses esok harinya. Begitu pun saat akhir pekan. Teman saya pernah transaksi pembelian pulsa juga tidak masuk, tapi dia bilang uang di rekening sudah terpotong. Tapi memang uangnya belum ditransfer ke bank penerima, jadi masih tersimpan di BCA nya.  
5.       Kartu ATM tertelan bagaimana ngurusnya?
Dulu saya pernah ngrasain kartu ATM tertelan, tapi saya nggak nyadar. Waktu itu buru-buru ambilnya pas ambil uang di Bank BNI. Setelah itu pihak bank justru menelepon ke rumah untuk menanyakan kapan bisa mengurus kartu ATM yng baru. Kartu ATM yang tertelan mesin ATM memang akan langsung dipotong, tidak bisa digunakan lagi. Harus membuat yang baru. Saya lupa waktu itu ada biaya pembuatan atm ga ya. Kayaknya sih ada, bisa dipotong lewat rekening atau bayar cash.
6.       Minimum uang yang ditransfer dan saldo mengendap
Setiap bank punya kebijakan saldo mengendap berapa banyak. Dan minimum uang transfer berapa rupiah juga. Jadi harus dilihat juga minimalnya berapa biar saldo ga mepet banget. Seingat saya nominal uang yang bisa ditransfer ke bank lain untuk BNI minimal 10 rb, Mandiri 50 rb, kalau  BCA saya ga pakai, jadi belum tahu berapa minimalnya.
7.       Cara Mengurus Mobile Banking
Kalau hp hilang, itu berarti harus mengurus kembali mobile banking. Karena setahu saya di Mandiri ada kebijakan hanya 1 gadget dengan 1 nomor hp untuk didaftarkan dalam mobile banking. Jadi jika gadget hilang harus lapor lebih dulu agar bisa diganti nomor setelahnya.

Nah, itulah 7 kesalahan Transaksi Perbankan yang semoga saja tidak pernah kamu lakukan ya. Jika pernah, jangan panik. Segera selesaikan satu-satu hingga masalahnya teratasi. See you next post. :)

2 comments:

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung.
Mohon komen pakai url blog, bukan link postingan. Komen dengan menggunakan link postingan akan saya hapus karena jadi broken link. :)