Pages

Kamis, 16 Februari 2023

Review Film Korea Untold Scandal (2003) - Perselingkuhan Kaum Bangsawan Dinasti Cho Son



Sinopsis Film Korea Untold Scandal (2003) : 


Masyarakat kelas atas di abad kedelapan di Korea sepenuhnya busuk dan etika feodal berada di ambang kehancuran dengan banyaknya perselingkuhan yang terjadi. 


Cho-Won (diperankan oleh Bae Yong-jun) adalah seorang buaya darat di masyarakat kelas atas, mata keranjang yang telah merayu banyak perempuan. 


Cho-Won memiliki sepupu bernama Nyonya Cho (diperankan oleh Lee Mi-sook), yang telah mempelajari Empat Buku dan Lima Klasik sejak dia masih muda dan bermimpi mendapatkan ketenaran dan kekayaan seperti seorang lelaki, tapi tidak dapat melakukannya karena dia adalah seorang perempuan. Karena kebencian dan depresinya, Nyonya Cho mulai bermain-main dengan lelaki. 


Sejak itu, pasangan ini merencanakan permainan cinta mereka sambil beradu di tempat tidur.


Review Film Korea Untold Scandal (2003) : 


Kalau bahas film Korea, rasanya ada banyak hal yang berbeda dibanding drama korea. Film lebih berani menampilkan sisi kelam dari sudut pandang Korea yang lebih ekstrim. Termasuk kisah dalam film Untold Scandal yang diadaptasi dari buku Prancis. 


Film korea ini mengambil setting Dinasti Cho Son, yang seharusnya mengusung ketinggian adab dan budi pekerti. Sayangnya, kali ini tokoh utama film Untold Scandal bisa dibilang antimainstream.


Cho Won sering merayu perempuan yang datang padanya. Baik yang sudah bersuami maupun belum. Ia dikenal dengan pesonanya yang menawan, namun mematikan nalar. 🤯


Cho Won dianggap buaya darat yang sangat berbahaya, sampai-sampai sering digunjingkan di dalam pertemuan oleh para lelaki dan perempuan yang tahu karakter buruknya. Ia meniduri semua perempuan yang dekat dengannya. Yaaah, bisa dibilang hubungan tanpa status. Hanya untuk bersenang-senang saja.


Anehnya, Cho Won berstatus duda. Namun, ia tak mau buru-buru menikah lagi. Justru lebih memilih bersenang-senang. Meski dengan dalih masih setia dengan mendiang istri pertamanya. 


Lady Cho dan Cho Won


Cho Won sering bertemu dengan Lady Cho yang merupakan sepupunya. Dalam artian dia ipar sih sebenernya. Soalnya statusnya Lady Cho ini istri kakak Cho Won. Dulu Cho Won adalah cinta pertama Lady Cho namun ia malah menikah dengan orang lain. 


Suami Lady Cho hobi menikah, entah sudah berapa kali memiliki selir. Namun, kali ini ingin menikahi gadis berusia 16 tahun yaitu So Ok. So Ok akan belajar etika dan tata krama padanya sebelum menjadi selir suaminya. 


Lady Cho mengajak Cho Won untuk membantunya balas dendam pada suaminya. Dengan menghamili calon istri suaminya. Jadi, Lady Cho puas karena suaminya tidak mendapatkan yang diinginkan. Sedangkan imbalannya adalah Cho Won akan memiliki Lady Cho seutuhnya.


Namun, Cho Won malah bilang kalau ia lebih tertarik dengan perempuan lain. Namanya Lady Jang. Bisa dibilang dia adalah janda yang masih perawan karena suaminya mati sebelum dia menikah. Katanya perempuan yang seperti harimau lebih bikin penasaran. Lol


Intinya sih, suami Lady Jang ngilang gitu deh. Dan nggak ada kabar masih hidup apa sudah mati. Lady Jang masih bertahan di rumah keluarganya dan menganggap bahwa ia tak akan jatuh cinta dengan orang lain. Jadi, dia menjaga jarak dari semua lelaki yang mendekat.


Uniknya, perkenalan Lady Jang dan Cho Won bisa dibilang ekstrim ya. Cho Won jelas-jelas bilang dia menaruh hati. Bahkan ingin berbincang dengan Lady Jang. Sampai membuntuti kemana pun Lady Jang pergi. Ke perpustakaan, ke tempat misa Kristen, bahkan ngajak ngobrol di pinggir jalan. Tetep dong Cho Won dicuekin. Hahaha


Sampai suati hari, Lady Jang diganggu oleh para penjahat, dan Cho Won menolongnya dari marabahaya. Jadilah Cho Won dan Lady Jang punya kesempatan untuk ngobrol, meskipun hanya sebatas obrolan ringan. Tapi Cho Won nih emang buaya darat dah, jadi dia membuat seolah-olah Lady Jang adalah segalanya baginya. Dia juga sering merayu dan menyurati Lady Jang. 😨


Tapi, setelah Lady Jang akhirnya suka, dia malah menghilang, kembali ke kota asalnya. Lady Jang sudah wleowleo sama si Cho Won, dia malah ngilang. Hadeehh. 


Cho Won dan Lady Jang

Lady Jang sampai menyusul Cho Won ke rumahnya. Tapi yang terjadi malah Cho Won bilang tidak mau bertemu lagi. Dan kekeuh bilang dia sebenarnya hanya bermain-main saja dengan perempuan itu. 


Wew. 


Gara-gara itu, Lady Jang pulang dan bersikeras membantu masyarakat di desa yang kena wabah. Dia berjibaku mengurus penduduk yang sakit. 


Gara-gara itu juga, Lady Jang kelelahan dan jatuh sakit. Pengawal Cho Won menyusul ke kota untuk mengabari bahwa Lady Jang sakit parah. 


Welll... tapi rumor soal Lady Jang yang suci telah berhubungan dengan Cho Won bikin ipar Lady Jang murka. Lelaki itu menusuk Cho Won. 


Anehnya... Cho Won bukannya menyembuhkan lukanya, malah ngebet banget pengin ketemu Lady Jang. Jadi, dia sendirian naik kuda ke rumah Lady Jang dalam kondisi terluka. 


Di sinilah kegetiran terjadi. Pengawalnya berpapasan dengan Cho Won. Dia kaget lihat kondisi tuan Cho Won yang sudah berdarah-darah, tapi tetap minta diantar ke rumah Lady Jang. 


Pas di jalan, pengawalnya bilang, kenapa dia kekeuh nggak mau mengakui perasaannya pada Lady Jang, bahwa dia tuh beneran jatuh cinta. Bukan main-main seperti pada perempuan lain. 


Yaaah, Cho Won si buaya darat ini ternyata kena getahnya juga. 




Dia mati dalam kondisi jatuh dari kuda waktu diantar pengawalnya. Jadi, awalnya si Cho Won udah luka parah, trus didudukkan di belakang naik kuda bareng pengawalnya. Pengawalnya ngiket tali di badannya. Biar tuannya nggak oleng dan jatuh gitu. 


Pas nyampe pantai, tubuhnya jatuh di pasir dalam kondisi mata terbuka sebelah. Sampe si pengawal bilang, betapa mengerikan kematian tuannya. Hiiyy


Yang bikin aku gregetan tuh...    


Lady Jang tuh kek nyesel udah kenal dengan Cho Won, tapi malah begitu jadinya. Bukannya berjodoh, mereka malah menyakiti satu sama lain. 


Yang bikin nyelekit tuh kek... Cho Won bisa-bisanya dia malah lagi ngobrol becanda sama cewek lain, trus bilang dia nggak suka hubungan yang mengikat satu sama lain. 


Cho Won lebih suka bebas, jadi dia ngaku nggak cinta sama Lady Jang. Dan surat-surat yang selama ini dia kirim tuh nggak setulus itu. Semuanya palsu!


Cho Won bilang bahwa dia kenal Lady Jang tuh udah sampe 2 musim (musim gugur dan musim dingin) Padahal menurutnya, kisah cintanya itu terlalu lama untuk Cho Won yang hobi gonta ganti cewek. 


Wew lah wewww!


Trus, yang lebih menyedihkan lagi, nasib Lady Jang yang pergi ke tanah tiongkok. Di perjalanan, dia jalan kaki sendirian. 


Pas di daerah yang turun salju dengan sangat lebat sampai seluruh permukannya tertutup salju, Lady Jang bilang, 


"Sudah kukatakan, kita memang seharusnya tidak bertemu di kehidupan ini."


Trus, tahu-tahu Lady Jang terjerembab jatuh ke permukaan tanah bersalju yang pecah terinjak kakinya. 


Jadi, dia mati kecemplung gitu ke dalam air dingin yang tercipta dari bongkahan es salju. 


Ternyata daratan yang dilewatinya itu sudah tertutup salju, tapi ada kan ya.... tanah bersalju yang pas dikorek tuh ternyata bukan daratan tapi permukaan air yang rawan patah. Nah, dia tuh kecemplung gitu. Trus mati di kubangan air yang dingin. 😨😨😨


Trus, gimana nasib Lady Cho yang sudah ngajak Cho Won taruhan? 


Dia tuh akhirnya dapet karma sih. Hadeeh. Tapi karmanya kurang nampol yaah. Soalnya lukisan-lukisan Cho Won yang dibikin setiap kali dia melakukan perselingkuhan sama cewek lain itu telah digandakan dan dijual ke orang-orang. 


Buku kumpulan lukisan inilah yang dianggap sebagai scandal karena melawan tata krama yang tumbuh di dinasti Cho Son. 


Bayangin aja, masa perempuan bisa punya lelaki lain yang dia sukai sebanyak 1-2 orang buat bersenang-senang, meski sudah menikah? Padahal, harusnya laki-laki dan perempuan menjunjung tinggi martabat keluarga dan kerajaan tempat mereka tinggal. 


Yaaa.. istilahnya, jangan malu-maluin lah. Masa selingkuh sampe segitunya. Sampe dilukis pulak! Wew. Kurang ajar sih emang. 😡


Gara-gara buku kumpulan lukisan yang dibahas oleh orang-orang, Lady Cho pun keburu melarikan diri bareng pelayannya pakai kapal ke daerah lain. Dia nggak mau dihukum berat karena dianggap membawa keburukan dalam tatanan masyarakat bangsawan itu.


Gara-gara lukisan skandal inilah, di prolog film tertulis narasi bahwa kisah ini bisa saja membuatmu mual dan meragukan apakah benar ada orang-orang dengan kelakuan sebobrok itu? 


Komentar : 


Menurutku, premis cerita film Untold Scandal ini memang seputar skandal yang terjadi di era dinasti Cho Son. Ada 2 orang yang saling taruhan yaitu Lady Cho dan Cho Won. 


Nah, gara-gara ambisi aneh dua orang yang saling suka, tapi nggak mau ngaku cinta ini, keduanya malah membuat orang lain terlibat skandal juga. Dahlah yaaa, ruwet banget liat film ini. 


Gregetan dah! Woy, kalo mau saling cinta tuh ngaku aja, jangan menyeret orang lain dalam masalah napa dah! 😵


Nah, gara-gara skandal ini, banyak orang terseret ke dalam masalahnya. Mulai dari So Ok (yang selingkuh sama Cho Won), cowok yang disuka So Ok (selingkuh ama Lady Cho), Lady Jang (yang selingkuh sama Cho Won, tapi nggak dilukis), pengawal Cho won dan pelayan Lady Jang juga. 


Dah ruwet banget. Wkwk. Film Untold Scandal ini udah bisa ngalahin keruwetan cerita drama korea The World of the Married beloom? Wkwk. 


Film korea ini pun diganjar penghargaan, bahkan pemeran Lady Jang juga dapet penghargaan lho. 


Menurutku, ceritanya sangat ekstrim sih. Bisa-bisanya suka sama siapa, nikah dan cinta-cintaannya sama siapa. 


Hiiih, pengin getok pala Cho Won! 


Cho Won diperankan Bae Yong Joon

Btw, film Untold Scandal ini filmnya vulgar yah. Jadi hanya bisa ditonton kalau kamu sudah umur 21 tahun. Bisa dibilang film ini juga sebagai kritik sosial bahwa di era dinasti Cho Son itu, perempuan tidak bisa bertindak sesuka hati, tapi lelaki bisa. 


Seorang perempuan nggak bisa belajar sastra dan seni dengan leluasa, atau mengajar seni. Hingga Lady Cho harus menikahi petinggi yang kaya raya biar hidupnya terjamin. 


Plus, bisa dibilang dalam tradisi dinasti itu, keluarga wajib punya anak laki-laki sebagai tanda bakal ada keturunan yang akan mewarisi kekayaan dan martabat keluarganya. Makanya itu dilakukan Lady Cho juga, soalnya dia nyuruh Cho Won menghamili So Ok yang mau dinikahi suaminya. 


Hmmm.... kemungkinan alasannya bukan cuma buat balas dendam aja sih, tapi bisa aja dia mikir suaminya udah nggak bisa memberi keturunan. 


Jadi, kalo si suami tua itu kekeuh pengin punya anak, keknya dia bakalan cari calon selir-selir lainnya. Padahal bisa aja suaminya yang mandul sampe nggak bisa ngasih keturunan. Mana Lady Cho ini cemburuan banget. Bisa-bisa semua selirnya bakalan dibunuh. Haha *makin ekstrim*


Ngapain nikahin sebanyak apapun selir kalau ujung-ujungnya suaminya itu yaa nggak akan punya keturunan? Yaaa, kan? 😵


Cho won si seniman buaya darat

Trus, di film korea ini juga dibahas tentang masuknya nilai-nilai ajaran agama Kristen. Nah, nggak tahu kenapa ya, kesannya Korea kayak menutup akses untuk ajaran agama ini. Makanya orang lain hanya bisa melakukan ibadah diam-diam saja. 


Yaps, jadi, mereka suka ngadain acara misa di sebuah rumah makan (kedai kali ya?). Mereka ngumpul cowok cewek dipisah sekat. Tapi semua berdiri buat dengerin ceramahnya. Nah, pas pulang dikasih buku panduan buat dibaca. 


Ini yang bikin kisahnya menarik adalah Lady Jang yang termasuk orang kaya dan berada, hobi ngasih makanan ke orang lain yang ikutan misa. Makanya sebenarnya dia bertanya-tanya sih, ngapain Cho Won nguntit ke sana juga. Secara yaa, Cho Won tuh orang kaya juga sih. 


Eh ternyata, Cho Won pake cara licik yaitu nyumbang donasi yang sangat besar, biar si Lady Jang pun simpati dan kagum sama kebaikan hatinya. Yang padahal itu mah kedok aja ya gaes ya... haha


Yang seru tuh... sebenernya gambaran seni dan karya sastra di zaman Dinasti Choson itu. Bukan hanya lukisan dan buku, tapi ada tarian dan musik tradisional juga sudah sangat berkembang pesat. Tapi, hanya para bangsawan yang bisa mengakses seni tersebut. 


Misalnya aja, pas Lady Cho dan Cho Won berkunjung ke rumah ipar Lady Jang. Dia diajak untuk menikmati taman penuh bunga teratai yang sedang mekar sambil naik perahu. Trus, diiringi lagu dan petikan alat musik tradisional Korea zaman dulu. 


Trus, aku takjub juga sih sama gambaran proses seorang perempuan pake makeup di era dinasti Choson itu. Soalnya, di film dikasih liat juga gimana para bangsawan menggunakan makeup untuk keseharian mereka. Termasuk perhiasan yang digunakan baik dari bahan giok, emas ataupun perak. Kayak pehiasan buat sanggul bangsawan. Namanya apa ya, aku lupa. Yang buat penyangga rambut yang disanggul. Kayak tusuk konde gitu.


Nah, kalau menurutku sih, film Untold Scandal ini terbilang pro kontra ya. Karena isu sosial masyarakat di zaman dinasti Cho-son yang diangkat sangat ekstrim dan tabu. 


Meski begitu, film Untold Scandal ini berhasil menarik penonton sebanyak 3,7 jutaan. Termasuknya box office sih. Tapi kalo nonton adegan-adegan filmnya di bioskop keknya bakalan awkward juga ya. Lol. 


Sekarang film Untold Scandal udah bisa ditonton di aplikasi Netflix.


Overall, rating film 7/10 🌟


Ada yang udah nonton juga? Wkwk


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung.
Mohon komen pakai url blog, bukan link postingan. Komen dengan menggunakan link postingan akan saya hapus karena jadi broken link. :)