Pages

Rabu, 27 April 2022

Doa Malam Lailatul Qadar

 Doa Malam Lailatul Qadar


اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ، تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي


Allaahumma innaka 'afuwwun, tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii.


Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, menyukai permintaan maaf, maka maafkanlah aku.


HR. Ahmad 25384, At-Turmudzi 3513, Ibn Majah 3850, An-Nasai dalam Amal Al-yaum wa lailah, dan Al-Baihaqi dalam Syua'bul Iman 3426. Hadis ini dinilai shahih oleh Al-Albani.





Hadits selengkap doa malam lailatul qadar:


Dari A'isyah radhiyallahu 'anha, beliau bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam: Wahai Rasulullah, jika aku menjumpai satu malam merupakan lailatul qadar, apa yang harus aku ucapkan di malam itu? Beliau menjawab: Ucapkanlah: (doa di atas).


Adakah tambahan "kariim"?

Kita sering mendengar orang membaca doa malam lailatul qadar yang mirip dengan ini, namun dengan tambahan:


allaahumma innaka 'afuwwun kariim, tuhibbu…


Benarkah tambahan ini?


Disebutkan dalam Silsilah Ahadits As-Shahihah: Dalam sunan Turmudzi, setelah 'afuwun, terdapat tambahan "kariimun"! Tambahan ini sama sekali tidak terdapat dalam referensi cetakan lama, tidak juga dalam cetakan lain yang menukil darinya.


Kelihatannya, ini adalah tambahan dari sebagian pentranskrip atau penerbit. Tambahan ini tidak ada dalam cetakan Al-Hindiyah untuk Sunan Turmudzi yang ada syarahnya (Tuhfatul Ahwadzi) karya Mubarokfuri dan tidak pula dalam cetakan lainnya. 


Diantara yang menguatkan hal itu, bahwa Imam An-Nasai meriwayatkan doa ini dengan jalur sanad sebagaimana yang ada dalam sunan Turmudzi, keduanya berasal dari gurunya: Quthaibah bin Said dengan sanadnya dan tidak ada tambahan tersebut. 


(Silsilah Ahadits As-Shahihah, catatan untuk hadis no. 3337).


Kesimpulannya bahwa tambahan "kariim" pada doa malam lailatul qadar tidak ada dalam hadis. Kemungkinan, itu adalah tambahan proses transkrip atau dari penerbit.


Allahu a'lam.


Makna Doa Malam Lailatul Qadar


Doanya singkat padat ya, tapi masya Allah maknanya luar biasa, "Allahumma Innaka Afuwwun Tuhibbul Afwa Fa'fu Anni"


Doa adalah jawaban Rasulullah ketika Ibunda Aisyah bertanya, "jika aku diberikan taufik mendapat Lailatul Qadar, dengan apa aku berdoa?"


Ibnu Qayyim menulis...


"Jika kamu berdoa namun waktumu sempit, atau ketika ada begitu banyak hajat di pikiranmu yang ingin kau mohonkan; maka jadikan doamu berisi permohonan agar Allah memaafkanmu. Jika Allah telah maafknmu, datanglah semua yang kau perlukan tanpa ada masalah."


Terbesitkah sebuah pertanyaan di benakmu? Kenapa doa ini berbunyi "fa'fu anni" bukan "faghfir lii"?


Karena kalimat "fa'fu annii" ini unik. Jika Al Ghufran maknanya menutupi kesalahan, maka Al Afuwwu bermakna menghapusnya, bukan hanya menutupi (Prof Abdurrazaq bin Abdul Muhsin)


Kalau kata Syaikh Utsaimin, makna sifat Al Afuwwu ini megah sekali, "bersikap memudahkan bagi mereka yang meminta maaf, dan tidak mempedulikan kesalahan-kesalahan yang dilakukannya sebelumnya."


Allahumma Innaka Afuwwun Tuhibbul Afwa Fa'fu Anni...



 

1 komentar:

  1. Malam yang dicari-cari oleh semua muslim, banyak juga yang berlomba memperbanyak ibadah karena berkahnya memang luar biasa di malam tersebut. Nah, doa-doa di atas juga bermanfaat ya untuk mencari pahala di malam lailatul qadr. Terima kasih infonya.

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung.
Mohon komen pakai url blog, bukan link postingan. Komen dengan menggunakan link postingan akan saya hapus karena jadi broken link. :)