Pages

Rabu, 06 Juni 2018

Review K-drama I’m Not a Robot



Review K-drama I’m Not a Robot

Kim Min Kyu, lelaki usia 29 tahun yang hidup menyendiri selama 15 tahun karena tak percaya pada orang lain. Ia mengalami alergi pada manusia. Setiap ia bersentuhan atau ada kontak fisik dengan orang lain, maka penyakitnya akan muncul. Itulah sebuah diagnosa yang aneh dari dokter kulit yang menangani penyakitnya.



Min Kyu pas kambuh karena kaget dibohongi.

Kim Min Kyu sangat bergantung pada obat yang disuntikkan pada tubuhnya setiap kali alergi tersebut kambuh. Badannya berubah penuh dengan ruam kulit yang mengerikan. Bagi Min Kyu, menjalani kesendirian di rumah besar milik keluarganya adalah sebuah kemewahan yang hanya bisa dimilikinya seorang. Ia tak mau orang lain masuk ke dalam dunianya, meskipun orang itu adalah teman masa kecilnya sekalipun.

“Kita butuh jarak satu dengan yang lain, aku butuh beberapa ruang untuk melindungi diri.”

Suatu hari, ia harus berurusan dengan seseorang bernama Presiden Jo. Jadi si Presiden Jo ini seorang jasa titiper alias personal shopper alias tukang beli-beliin barang yang dipesankan padanya. Tentunya dengan imbalan jasa yang sudah disepakati. Presiden Jo inilah yang diminta Min Kyu untuk membelikan die cast incarannya yaitu Metal Gear Gunner. Bagi Min Kyu, membeli barang yang sedang digandrungi dan memilikinya lebih dulu adalah sebuah kebahagiaan.

tim santa maria dn AJI 3

Masalah muncul saat Presiden Jo membeli die cast tersebut namun menyerahkannya dalam kondisi tidak mulus karena ternyata ada noda kotor di kotak pembungkusnya. Presiden Jo mengejar Min Kyu yang kabur tanpa membayar sisa pembayaran sambil membawa barang pesanannya, sedangkan Min Kyu kalang kabut ketika tak sengaja terjadi tarik menarik antara Presiden Jo dan dirinya.

“Aku bisa memaafkan kesalahan, tapi tidak untuk orang yang berbohong.”

Saat kabur itulah, Min Kyu baru sadar kalung ibunya hilang entah di mana, dan lebih parahnya lagi penyakitnya kambuh karena bersentuhan fisik dengan orang lain. Ia pun harus menyuntikkan obat ke tubuhnya agar penyakitnya tidak bertambah parah.

Pas dia sudah kabur dari Presiden Jo, Min Kyu bertemu dengan Profesor Oh, dokter yang menangani penyakitnya selama ini. Sang dokter memberi saran agar ia tetap hidup terpencil karena itu satu-satunya cara agar penyakitnya tak bertambah parah sehingga membuatnya seperti monster.

“Apa mungkin tidak ada satu wanita pun yang akan tetap menyukaimu?” 
“Meskipun ada, pastinya dia juga tidak normal.”

 Wkwk, parah ni orang haha. šŸ˜œ

Jo Ji  A rela jadi AJI 3 demi bisa memperjuangkan penemuannya di hadapan juri lomba inovasi.
 yang mana perusahannya tu punyanya si Min Kyu xD

Suatu hari, Kim Min Kyu mendapat flashdisk sebuah demontrasi yang mengenalkan AJI 3, robot android generasi baru yang dibuat oleh Profesor Hong Baek Gyoon. Baek Gyoon merupakan ketua tim Santa Maria, peneliti dari perusahaan yang diambil alih oleh Min Kyu yaitu Daeyang Shipbuilding. Perusahaan ini rencananya akan dijual pada orang lain. Namun, di demonstrasi itu, Baek Gyoon menawarkan AJI 3 untuk dimiliki oleh Min Kyu dengan imbal balik memberikan sisa uang yang dibutuhkannya yaitu 50 juta dollar.  

Min Kyu yang memang tergila-gila degan robot (fyi, dia punya robot kesayangan, si vakum cleaner yang dinamai si cantik wkwk, edan ni orang) pun tertarik untuk bekerja sama dengan Tim Santa Maria. Jadi dia pun menawarkan Tim Santa Maria untuk tinggal di rumahnya, lalu menyelesaikan project AJI 3 untuk dikerjakan hingga siap digunakan secara umum alias ya dijual di pasaran.

Masalah muncul saat ada korslet AJI 3 karena terkena tumpahan air. AJI 3 akan bisa diperbaiki jika spare partnya sudah sampai, tapi kok nggak nyampe-nyampe tuh paket sparepartnya. Jadilah si Hong Baek Gyoon pun merancang strategi aneh yaitu meminta mantannya yang merupakan model AJI 3 untuk membantunya berpura-pura sebagai AJI 3 sampai AJI 3 bisa diperbaiki.

Coba tebak siapa mantan si Profesor gila ini? Yap, Presiden Jo alias Jo Ji A. Nama AJI 3 diambil dari nama Jo Ji A. Ji A menerima tawaran mantannya karena sedang butuh uang untuk membayar hutangnya pada kakak iparnya. Tawaran kerja ini dibayar seharga 10.000 dollar, sesuai dengan uang yang dibutuhkan JI A untuk membayar hutang ke kakak iparnya. Ya pantes sih kalau dia mau. Hahaha

Seumur hidupnya Jo Ji A selalu menghabiskan waktu, tenaga dan biaya untuk membuat prototype produk penemuannya, namun belum ada satu pun yang berhasil dijual di pasaran untuk umum. Makanya si Ji A ini dimarahin sama kakaknya karena dianggap menyia-nyiakan hidup. Harusnya dia kerja cari kerjaan yang bener biar bisa hidup layak, daripada terus numpang di rumah kakaknya dan kerja serabutan sampai penemuannya berhasil.

Ya, Ji A merasa tersinggung, makanya dia kabur trus menerima tawaran Baek Gyoon. Tapi dengan syarat dia bisa numpang tinggal di tempat tim Santa Maria tinggal, alias di rumah si Min Kyu. Wagelaseh ini namanya perang dunia ketiga, wkwk.

Jo Ji A dan Kim Min Kyu sama-sama kaget pas mereka ketemu pertama kali. Tapi karena semua tes bisa diselesaikan dengan baik, maka Min Kyu mengira Ji A emang beneran robot jenius. *jenius apaan coba ya, IQ dia kan cuma 94 an. xD Ditambah lagi pas Ji A jatuh, tubuhnya mengenai Min Kyu dan Min Kyu pun kesakitan karena badannya ketiban besi. Lol. (soalnya si Ji A pake baju besi. Hahaha)

AJI 3 ngeces dong pas Min Kyu masak. Tapi cuma bisa liat doang. Wkwk. Lha kan dia robot, masa bisa makan :P

Singkat cerita, Ji A nyaman jadi robot karena merasa bisa menemukan kedamaian di rumah Min Kyu. Dan karena interaksi mereka, ia jadi tahu bahwa Min Kyu ternyata sosok yang berbeda dibanding sebelumnya yang ia kenal sebagai orang yang arogan, galak, ga pengertian, pelit, dll. Min Kyu bertindak seperti orang yang arogan karena ia ga mau ditindas, seperti saat ia kecil. Ia harus menandatangani surat pernyataan bahwa ia mewakilkan perusahaan pada orang yang jahat (ayah teman mainnya)

Itulah yang bikin JI A jadi trenyuh dan mikir, ni anak aslinya baik, tapi kok gitu sama orang lain. Baek Gyoon juga begitu. Setelah tahu Min Kyu punya penyakit alergi manusia, ia jadi mulai memahami bagaimana cara berpikir Min Kyu. Jadi Tim Santa Maria, Pai, Bek Gyoon, trus siapa lagi ya dua anak lainnya, kulupa namanya, wekeke.

Bersama-sama mereka berenam menyelesaikan misi untuk membantu Aji 3 menjadi robot  android masa depan. Ini percakapan dengan si dokter pas Min Kyu ngerasa kalo dia udah rada baikan. Udah ga alergi manusia lagi.

“Bagaimana perasaanmu, kau sudah lega?” 
“Aku tidak merasa lega atau bersemangat seperti yang aku pikirkan. Hanya, aku menyadari bahwa apa yang terjadi di masa lalu tidak lagi... menyakitiku.” 
“Itu hasil yang besar. Kau juga sudah sembuh. Oh kita tidak pernah tahu kapan kau akan terluka.” 
“Sekarang, aku pikir aku bisa berteman.” 
“Iyalah. Lukamu berkurang, sedihmu juga berkurang. Jika kau hibur dirimu di sepanjang jalan, waktu akan berlalu.”

Anyway, yang bikin saya suka sama drama korea I’m Not A Robot ini karena ceritanya yang receh. Ketawanya yang receh banget, ngakak-ngakak sampe perut mules. Ada nangisnya juga sesekali karena ngerasa related sama kisahnya. Ditambah cemistry tim robotik dengan si Min Kyu, kakak Ji A, keluarga Ji A, sampe pembantu Min Kyu juga. So sweet banget deh. Serasa bahwa meski Min Kyu tuh rada aneh tapi dia disayangi banyak orang, termasuk si pembantunya yang udah membantu dia melewati masa-masa sulit selama 15 tahun. Bayangin aja 15 tahun menyendiri karena kehilangan kepercayaan pada orang lain. Selama itu dia selalu masak masakan sendiri, nggak percaya sama orang babar blas.

Endingnya bagus sih klo menurutku. Karena ada banyak cinta di sana. Teman Min Kyu dan calon tunangannya pun nggak jadi orang jahat. Kupikir awalnya bakal ending geje nih. Ga tahunya bagus kok. Ga nyesel lah buat habisin 32 episode dengan durasi 30 menit per episodenya karena value ceritanya baguuuss. Terutama buat memahami orang-orang seperti Min Kyu itu emang ada, entah karena trauma atau karena emang bawaannya introvert gitu.

Orang kayak Min Kyu bukannya nggak percaya manusia lain. Dia hanya butuh diyakinkan bahwa dia bisa nyaman dengan orang lain, tidak dimanfaatkan apalagi dipermainkan dan ditusuk dari belakang. Well ya, butuh hati yang tulus untuk memahami hati yang tulus juga.

gelandangan yang ketemu AJI 3
Kalau ditanya apa adegan yang paling kusuka? Aku suka adegan pas AJI 3 nyasar di jalan raya trus ketemu gelandangan. Percakapannya bikin trenyuh deh. Si gelandangan ngasih kartu untuk naik bus biar si robot bisa pulang. Katanya,

“Jangan berkeliaran. Pulanglah. Kau nanti sepertiku.” 
“Nanti seperti Ahjussi, apa artinya itu?” 
“Aku tidak punya siapa-siapa, tidak ada yang menungguku, tidak ada yang tertarik padaku. Kau tahu cara naik bus, kan? Naiklah.”

Baru kali ini nonton drakor tapi valuenya social banget. Nggak yang menye-menye gimana gitu sih. Iya ada sedihnya, tapi cerita cintanya tuh polos, bukan yang aneh-aneh. Jayus kadang. Wkwk. Kusuka becandaannya anak-anak Tim Santa Maria sama Ji A dan Min Kyu. Seruuu~

Overall, 8,5 bintang deh buat drama korea I’m not a robot ini. Kamu udah pernah nonton drakor ini? Share dong kesannya. šŸ˜

3 komentar:

  1. Banyak yang bilang kalau drama ini bagus banget. Tapi aku belum nonton sih, hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagus, mba Nisa. Kusuka karena ga terlalu menye2. Sweet gitu sih, hehe.
      Malah pengin re-run dramanya buat belajar bahasa koreanya.

      Hapus
  2. aku juga udah nonton mbakk barusan, komen karena baca update mbak soal itu
    suka karena gak usah mikir hhahahha gimanesih males mikir akutu
    yoo seung hoo ini dulu mirip so ji sub, sampek julukannya little so ji sub karena mirip
    sekarang udah nggak gitu kayaknya. apa dia oplas mata ya karena udah nggak sipit banget kayak dulu

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung.
Mohon komen pakai url blog, bukan link postingan. Komen dengan menggunakan link postingan akan saya hapus karena jadi broken link. :)