Tuesday, 29 March 2016

Seberapa Penting Sebuah Backlink Dofollow?

Seorang teman blogger yang sedang membuat web baru miliknya bertanya pada saya tentang cara menaikan blog pada posisi page one. Jujur, saya sulit untuk menjawab pertanyaan yang jika pun saya pernah mengalami banyak lonjakan trafik tapi saya sendiri masih dalam tahap belajar. Susah buat nentuin apakah cara A lebih efektif dari cara B? Atau caranya lebih baik dari saya? 

Yang saya tahu hanya teori dari beberapa teman yang sering diskusi di grup blogger. Sesekali pula diselingi dengan pengalaman yang saya alami sendiri. Kadang pengalaman seperti itu bisa ditarik kesimpulan atau teori. Tapi saya masih percaya bahwa pengalaman pribadi si blogger itu sendirilah yang tentunya akan sesuai dengan kebutuhan dia. Trial error gpp deh, sekali-kali. Jadi ketika dia nanya, paling saya jawab sesuai yang saya tahu. 

Seperti ucapannya tempo hari, "Kak, berarti backlinknya dapet dari blogwalking ya?"
Lalu, saya jawab, "Nggak kok, saya dapet juga dari blogroll."

Ah iya, saya dulu suka blogwalking. Pas zaman aktif banget tahun 2011-2012 ikutan giveaway teman-teman. Sekarang ngeblog diselingi ngerjain hal yang lain jadi nggak bisa selalu bewe balik. Kadang saya masih sering main ke tempat teman tapi random. Menurut saya, investasi terbesar saya dulu adalah teman-teman baik yang masih ngasih kesempatan buat blog saya disimpan di blogrollnya. Dari situ bisa saling memantau apakah ada postingan terbaru atau tidak. Apakah si blogger sudah lama hiatus atau masih aktif. Mendapat link dari blogroll teman itu juga alasan kenapa DA dan PA blog ini cepat melesat sejak ganti domain akhir November lalu. 

Trus, beberapa hari yang lalu masih hangat perbincangan tentang status link dofollow dan nofollow. Saya masih agak berat hati untuk ngasih link dofollow yang unatural, alias dikasih bayaran buat naruh di blog. Selain karena takut kena imbasnya. Rasanya berat juga kalau tahu blog yang sudah dibangun lama tahu-tahu hilang dari search engine. Fyi, pembaca blog saya masih sering mengirimi pesan sekadar untuk nanya beli barang yang saya review di blog, kadang ada juga yang request minta direviewkan. Bilangnya sih tahu saya dari google. 

Jadi seberapa penting google buat blogger? 

Tergantung kebutuhan kita. Saya masih butuh bantuan google untuk menyebarkan hal-hal baik agar bukan hanya saya saja yang mendapatkan ilmunya. Saya masih butuh juga untuk mendapatkan trafik dari Google karena mulai sulit membagi waktu untuk bewe seperti teman-teman lainnya. Saya masih butuh Google untuk menaikan trafik dan konversi yang nantinya berhubungan dengan adsense juga. Sesuatu yang dibangun dengan susah payah pasti memiliki nilai investasi yang cukup besar. Itu yang perlu untuk diperhatikan. 
A photo posted by Ila Rizky (@ilarizky) on




Ya... Meski lagi-lagi saya masih harus belajar banyak untuk mengejar hal-hal baru yang ingin saya capai, seperti yang saya tuliskan di secarik kertas yang diberikan mba Haya di FB9. Semoga bisa segera tercapai. Aamiin. :)

*hanya catatan random





4 comments:

  1. hALOOO Mb Ila apa kabar???

    Saya masih belum begitu paham tentang dofollow ini aduuuh
    tapi kebetulan saya memang jarang banget review produk sponsor sih
    mudah2 kita gak di kick sama google ya :)

    ReplyDelete
  2. Selalu ada hal-hal baru untuk dipelajari ya Ila. Kalau aku meski ngeblognya udah beberapa tahun masih aja suka nggak ngerti tentang cara-cara meningkatkan trafik, kurang belajar kayaknya. Semoga kapan nanti bisa ikut kelas-kelas blogger...

    ReplyDelete
  3. Mungkin awalnya aku dulu obses banget ke SEO, DA, PA, tapi ngeblognya jadi gak nyantai. Beda pas lurusin niat buat nebar manfaat sama melepas penat, jadi lebih sehat dan nikmat ngeblognya :D

    ReplyDelete
  4. jujur kak, sampai sekarang aku masih belum paham tentang seo, alexa atau apa lagi gitu.. he, masih pemula banget sih.. ^^
    Tapi aku lebih suka nulis blog sebagai catatan pribadi aja, ga buat mencari apa2.. eh sama suka ikut giveaway deh..

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung.
Mohon komen pakai url blog, bukan link postingan. Komen dengan menggunakan link postingan akan saya hapus karena jadi broken link. :)