Thursday, 10 September 2015

Persepsi

Kadang berkenalan dengan orang dalam kondisi yang ternyata nggak bagus, bisa bikin saya kapok kenalan dengan orang itu. 

Menganggap bahwa waktu nggak cukup ampuh untuk mengubah banyak hal, termasuk persepsi awal saya tentang orang tersebut. 

Kalau orangnya nyebelin, pasti bakal nyebelin lagi. Haha. 

Tapi... Lagi-lagi, mungkin karena dua orang berkenalan di waktu dan situasi yang nggak tepat. 

Jadi saya menganggap persepsi awal tentang dia masih saja sama. 

Mengubah persepsi berarti harus mereset ulang ingatan. Menganggap bahwa orang tersebut baru pertama kali saya kenal. Anggaplah yang dulu itu nggak penting dan perlu dilupakan. Err... mungkin saya perlu penghapus alami di kepala. Biar isi otak nggak menjudge bahwa orang tersebut tetap sama menyebalkannya seperti dulu. *eh

#randomcurcol

6 comments:

  1. Yg lalu biarlah berlalu ya mak mari kita bikin persepsi yg lebih oke ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak segampang itu, mak. Kalau gampang dari dulu udah dibikin lebih oke. :))

      Delete
  2. Memang perkenalan pertama itu adalah hal yang meninggalkan kesan di benak seseorang, setelah itu baru muncullah persepsi. Memang tepat jika kita beranggapan bahwa berkenalan di waktu dan situasi yang tidak tepat terhadap orang yang menyebalkan ketika kita pertama kali temui. Karena mereka yang kita temui pertama kali bertingkah menyebalkan pasti selalu ada sebabnya, jadinya tak perlu kiranya menjudge :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi kadang aku lebih suka ngabur aja sih daripada kenal sama orang yang anoying secara karena pernah ngalami hal yang nggak enak itu. Jadi begitu orangnya nongol lagi dan mau ngebaikin rasane piyee. Aku nya yang nggak mau dia ada deket2 lagi sih karena pernah ngrasain 'luka' akibat omongannya yang puedes. :( *lha kok curcol*

      Delete
  3. Waaah aku juga gak mau repot, kenal, kalau baik ya diteruskan, kalau tidak baik ya tinggalkan. Jarang bener2 dipikirin apalagi smp punya persepsi macam2, kecuali org tsb benar2 special

    ReplyDelete
  4. kalau klik teruskan, kalau gak ya paling biasa aja

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung.
Mohon komen pakai url blog, bukan link postingan. Komen dengan menggunakan link postingan akan saya hapus karena jadi broken link. :)