Wednesday, 20 February 2013

Financial Freedom Untuk Anak Muda


Awal tahun ini pertama kalinya saya lihat ada sebuah media pembelajaran yang inovatif. Ini menurut saya sih. Karena salah satunya kita bisa belajar lewat medidu, yaitu sebuah media pembelajaran berbasis video yang diupload ke sebuah website, lalu kemudian terjadi interaksi di sana. Karena saya termasuk yang suka belajar dengan media visual, saya lebih memilih melihat video dibanding membaca buku yang bisa beratus halaman hanya demi memahami apa esensi dari sebuah tema. Karena itu, media inilah yang jadi salah satu pilihan saya.

Btw, ada tema yang menarik dari medidu, yaitu financial freedom untuk anak muda. Teknik mengelola keuangan alias financial bagi yang akan menikah. Bagi saya sendiri yang masih lajang, ini bisa jadi persiapan. Ngomong-ngomong, kalo ada yang nanya tentang mana yang lebih prioritas dari dua hal ini, kamu jawab apa? Apakah mobil atau rumah yang akan kita pilih untuk kepentingan kita? Kalo saya, saya lebih pilih rumah. Tentu saja, bagi pasangan muda yang akan menikah, rumah adalah salah satu yang wajib dipunyai, kalo pun belum punya, baiknya sih nabung ya. Karena apa? Karena punya rumah sendiri itu jauuuhh lebih nyaman bila dibandingkan tinggal di pondok mertua indah.

Beberapa bulan lalu saya pernah dicurhatin teman yang sudah menikah soal ini, jadi sedih juga. Karena katanya, kebebasan dia untuk mengurus anaknya jadi terhambat karena terlalu diatur oleh ibu mertua. Inilah yang bikin saya kadang ngerasa, “duh, jangan sampe deh tinggal di pondok mertua indah.” Dan kalo disuruh milih rumah atau mobil? Saya tetap pilih rumah. Itu tempat tinggal lho. Kan ga mungkin hanya demi prestise malah lebih pilih mobil. Memang mau tinggal, makan, minum, dan segala keperluan di dalam mobil? Kan ga mungkin.

Daaan, segitu pentingnya urusan financial ini sebenernya yang perlu diperhatikan. Generasi sekarang memang butuh untuk mengerem segala keinginan yang sementara demi kepentingan yang lebih penting. Makanya saya lebih suka banyakin jumlah pendapatan daripada nanti menyesal kemudian. Caranya? Perbanyak pintu-pintu rejeki yang lain. Kalo bisa dapet job dari 3 penerbit, kenapa cuma 1 aja? Asal kuat ngerjainnya sih. :D Kalo bisa dapetin kebutuhan kayak buku, tas, sepatu, al qur’an dll secara gratis, kenapa harus bayar mahal? Jual deh keahlian kita, jadikan peluang buat dapetin penghasilan di kantor kedua. Ini yang bikin saya lebih hemat karena saya lebih suka gratisan untuk hal-hal yang berbau “tersier” gitu . Makanya saya mau-mau aja terima job review dan ikutan berburu hadiah kuis juga giveaway. Hihi. Kalo kamu gimana? :D 

NB : kalo yang ini bukan postingan berbayar kok :D 

30 comments:

  1. belum pernah kak nerima2 job review :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ikutan idblognetwork aja, mba dini. biasanya da job review kalo di kota besar, atau ikutan komunitas blogger biasanya ada undangan talkshow/launching produk brand ternama untuk anggota komunitas dan mereka yang dateng itulah yang dapet job review. kalo aku dapetnya di paidreviewindonesia.com. cobain aja, hehe :D

      Delete
    2. menarik sekali la. ntar kita ditawarin gitu ya la

      Delete
    3. kalo yang idblognetwork kita yang ditawarin job review karena memang lewat seleksi, mba win. kalo yang paidreview itu kita yang aktif ajuin diri. yuk ikutan, mba. :D

      Delete
    4. Saya mau ikutan Idblognetwork tapi harus diajukan atau didukung oleh user lain yang sudah anggota. Sedangkan job review saya juga sudah melakoninya dari beberapa situs

      bayarannya kecil antara 1-5 dolar tergantung sharenya dibagi atau tidak.

      Delete
    5. pak asep mau ikutan idblognetwork, pak? bisa nanti saya kasih rekomendasi, pak. saya udah daftar cuma emang jarang dapet iklannya, jadi bannernya diturunin dulu. hihi :D btw, boleh dong pak bagi-bagi tips dapetin job reviewnya ^^

      Delete
  2. Nice info. Thanks sharingnya ya! :)

    ReplyDelete
  3. yeaayy #akucintabuku #akucintagratisan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya,nisa. asal gratisan dan halal oke-oke aja :D

      Delete
  4. tertarik dengan review-mereview itu. Gimana caranya La? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. daftar aja di web yang aku sebutin di komen bagian atas, mba andiah. yuk ikutan :D

      Delete
  5. iya lah
    rumah itu yang awal yang harus dipenuhi daripada mobil :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo tinggal di rumah dinas, biasanya yang didahulukan justru mobil. aku pernah diceritain teman kayak gitu, dia baru beli rumah setelah beberapa tahun nempati rumah dinas dan mau mutasi jadi baru kepikiran. :D

      Delete
  6. hemmm . . . iya ya, kalo kita bisa dapat geratis ngapa harus bayar . . . ??? uh, aku suka paragraf terakhirnya . . . .

    ReplyDelete
    Replies
    1. yuhuu, aida. bahkan yang gratis pun butuh usaha, hehe. yuk ikutan job review juga :D

      Delete
  7. sangat kreatif artikelnya, memberikan inspirasi/dorongan kepada saya.! trimakasih semoga tambah sukses.

    ReplyDelete
  8. emanks ih jangan sampai kita hanya mengandalkan mertua saja benar nggakk mbak ila kita juga harus bisa sebagai seorang mahasiswa

    ReplyDelete
    Replies
    1. yuhuu, bukan mahasiswa aja sih, yang ngerasa anak muda, kak :P

      Delete
  9. iya, rumah merimakan kebutuhan primer, .. kalau blum punya ya... nyelengi dulu lah.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. boleh nabung dulu, boleh kontrak dulu, asal terpisah dari rumah orang tua/mertua karena bisa lebih mandiri dan menata hidup keluarga baru, srulz. :D

      Delete
  10. aku juga berprinsip tinggal dirumah sendiri deh gak jadi satu sama orang tua maupun mertua :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, diusahain memang punya rumah sendiri,mba lidya. doanya ya :)

      Delete
  11. Wah keren nih, masih muda ngumpulin dan duit dan belajar mengelola. sip sip semoga istiqomah.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih,kak riza. aamiin. doanya ya, kak. :)

      Delete
  12. cuma mau nanya, memangnya postingan lain berbayar ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo ada iklannya berarti postingan berbayar, karena ngerjain job review, cha :)

      Delete
    2. Saya sudah sering dapat review suatu produk dan atau membuat artikel mengenai produk tertentu. Bayarannya dollar mulai dari 1 sampai dengan 5 dollar setiap kali artikel di terima.

      Delete
    3. Kalau saya masih jarang ngerjain job ripu neh...#Huuuuu

      Delete

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung.
Mohon komen pakai url blog, bukan link postingan. Komen dengan menggunakan link postingan akan saya hapus karena jadi broken link. :)