Monday, 19 November 2012

Kompromi dalam cinta

Minggu pagi. Jalanan masih sepi hanya beberapa patahan dahan pohon mangga yang jatuh di sekitar rumah menunjukkan bahwa semalam hujan turun dengan derasnya. Aku pikir hari ini aku bisa sedikit lupa dengan banyaknya masalahku, juga perasaanku yang acak abstrak. Ingin menghilang sejenak dan melupakan banyak hal. Impian, kamu, dan perasaan yang dulu. Dulu. Iya, mungkin dulu yang kamu dan aku lakukan adalah berkompromi tentang kita. Tentang cinta, tentang kebiasaan-kebiasaan. Lalu pada akhirnya ketika tidak ada restu, sikap itu kembali seperti semula. Begitu kan yang namanya kompromi? Aku berkali-kali berkomentar tentang itu dan tanggapanmu biasa saja. Pada akhirnya sekarang kembali seperti semula. Dan, mungkin bukan waktunya lagi untuk kembali sendu. Yang aku tahu, sekarang, perasaan itu pelan-pelan hilang, seiring dengan hilangnya komunikasi kita. Semoga  kamu dan aku menemukan takdir kita masing-masing. Semoga. 

18/11, 06:35


5 comments:

  1. tak direstui ya mb'???
    waaaa~ semoga mendapat takdir yg terbaik diantara kalian :D
    semangat!!! :D

    ReplyDelete
  2. semoga mendapatkan yang terbaik ya mbak

    setelah ada kesulitan pasti ada kemudahan ^^

    ReplyDelete
  3. wah ga disetujui kenapa mbak? #kepo

    ReplyDelete
  4. asli pengin pelu mbaa ilaaaaa.....everything is gonna be ok mba....

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung.
Mohon komen pakai url blog, bukan link postingan. Komen dengan menggunakan link postingan akan saya hapus karena jadi broken link. :)