Friday, 22 July 2011

Tentang teori spill over dan daya tahan

Saya bingung mau kasi judul apa untuk jurnal ini. Hehe..tp tema yg mau dbahas memang itu. Tentang daya tahan. :P

Terbangun dini hari dan bingung mw ngapain. Krna lg g shlat. :-| akhrnya, saya mengecek fb, ada postingan baru di grup inspiring keydo. Yg nulis bunda tatty sendiri. Judulnya "Mudah hadir, mudah pula sirna.".

Ini isinya ya, sebagian aj, cz sy g ol pake pc, jd sy tulis yg inti saja. :D

Tentang menghemat rasa dan menghargai proses.

Apakah memutuskan menikah dg manusia antah berantah itu pekerjaan baik?

Bukankah untk membangun komitmen butuh waktu guna mendapatkan keyakinan? Tidakkah semua yang mekar digegas juga akan layu digegas pula? Tengoklah buah yg dikarbit, soon ripe soon rotten bukan?

Nah, hidup adalah perjuangan, kata orang bijak itu. Semua apa yg kita inginkan, ghalibnya memang adalah sesuatu yg harus kita upayakan dg gigih, diraih dg sabar, termasuk urusan memilih jodoh yg baik. Memilih jodoh yg baik adl langkah awal membangun bangsa, membangun peradaban. Dan setiap perjuangan, apapun bentuknya adalah suatu perjalanan panjang penuh liku yg sarat ujian, membuat kita menderita, dan butuh pengorbanan, dalam meniti langkah demi langkah laksana menyusun batu untuk suatu bangunan yg kokoh. Yg tidak mudah goyah,tak bisa rubuh.

Karena itu ia mensyaratkan daya tahan, daya tahan dan DAYA TAHAN. Agar LANGKAH ITU TAK RAPUH. Sesuatu yg diperjuangkan dg susah payah, maka kita akan menghargainya, tak rela mengabaikan apalagi melepaskan!

Percayalah nak, sesuatu yg mudah hadir, akan mudah pula sirna.

Itu kutipan dr tlsn bunda, sy tls ulang. Saking senengnya. Haha :p

btw, saya bhs satu per satu ya.

Inti dr tlsn bunda adl, bhwa pernikahan adl perjalanan panjang. Yg akan dialami oleh qt, seumur hidup. Bukan hanya 1 tahun atau 2 tahun. Untk itu, untk membngun suatu ketahanan bngsa yg dimulai dr ketahanan keluarga, maka dibthkan daya tahan tinggi. Qt liat saja, diluar sana angka perceraian terus meningkat setiap thn. Pun bgtu, skrg org dg mudah menganggap WAJAR, bila ada yg tdk cocok lantas bercerai. Semudah itukah? Rasanya kok terkesan emosional sekali?

Bunda tatty menjelaskan, bhwa untk mendapatkan daya tahan tsb, dbthkan komitmen dr msg2 pasangan tsb. Komitmen td tdk serta merta bs didapat dg instan hanya dg mengenalnya 2 atau 3 bulan saja. Tdk bs semudah itu. Karena yg ditakutkan adl, kematangan yg dipaksakan(cnth matang karbit td) akan berdampak pula pada hasil akhrny. Tentu, matang pohon dg matang karbit rasanya bd kan? Nah, itu inti dr tlsn bunda.

Selayaknya, daya tahan adl proses yg melampaui waktu yg panjang, jd memilì pasangan didasarkan pd seberapa lama qt mengenal dy. Dlm arti bukan pacaran ya. Tp dg melihat track record slama slg mengenal td (bs kenal dr orgns, bs dr pershbtn) bs membuat qt tau, bhwa komitmen yg diambl untk menikah adl komitmen yg dlandasi keyakinan, dan jg daya tahan thdp sgla konsekuensi nanti.

Sy jd ingat tntg teori spill over d jaringan oriflame. Andai benar semua org menghargai jerih payah sebuah proses yg panjang, maka tdk akan ada ceritanya downline yg mendapat spillover upline, lalu si member baru tsb tdk terurus atw tdk aktf. Biasany yg jd kendala adl, krna si downline td tdk menghargai jerih payah upline. Yg udh jungkir balik rekrut sana sini sampe closing member tsb,dududuh...dan dg mudahny lepas tangan ngilang gt aj, memberny ga dibina. Itu yg membuat daya tahan member baru berkurang.

Sy kmrn smpt dengar ada tmen yg nyeletuk sm uplineny,mb arcita. "Akhrny upline gue elu,cit. Bukan si org dr negeri antah berantah yg ga gue kenal. Akhrnya nama2 aneh itu ngilang jg". Gubrakz! Haha. Segitu pentingnya pengenalan diri, lalu pengambln kptsn mw ikt siapa atw upline yg mana, lalu kmdian berkomitmen untk survive. Daya tahan td akan lenyap sekejap manakala member hanya kenal sbntr, bkn scra personal dan mendalam. Dan ah ya, lagi2 saya harus berkata. Secepat apapun keputusan yang diambil dlm hdp,aplg kptsn yg penting, entah dlm bisnis, kerjaan, keluarga, persahabatan, pernikahan. Smua bth proses. Ga bs instan. Jadeee, kloo soal nikah, sy katakan SAY NO TO ORANG ANTAH BERANTAH. Aplg mak comblang yg g jelas gt. :P * sory to say it,sist.heuheu ;)*


22 juli '11,3:00 , ini lnjtn jurnal sblmny: "(belum) siap". :P
diambil dari blogku : http://asri17.multiply.com/journal/item/138

No comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung.
Mohon komen pakai url blog, bukan link postingan. Komen dengan menggunakan link postingan akan saya hapus karena jadi broken link. :)